Budaya Seni Tari Indonesia
 
Ciri khas pertunjukan tari Gambyong, sebelum dimulai selalu dibuka dengan gendhing Pangkur. Ciri lainnya, tarian terlihat indah dan elok apabila si penari mampu menyelaraskan gerak dengan irama kendang. Sebab, kendang itu biasa disebut otot tarian dan pemandu gendhing. Namun dalam perkembangan selanjutnya muncul beberapa varian lain seperti Gendhing Gambirsawit Pancerana, Gandrung Manis dan sebagainya. Instrumen Keprak yang lazim dalam tari Serimpi juga mulai dimasukkan ke dalam seluruh instrumen pengiring Gambyong. Selain itu, tari Gambyong juga merupakan tari tunggal putri yang memiliki teknik gerak dan irama iringan tari dan pola kendhangan yang rumit serta menampilkan karakter tari yang luwes, kenes, kewes dan tregel.


2.Tari Kelompok
  Tari Kelompok adalah bentuk tarian yang ditarikan oleh tiga orang atau lebih secara kelompok. Tari jenis ini memerlukan kerja sama yang lebih baik lagi. Keserempakan gerak dan permainan komposisi sangat menentukan. Bahkan dalam kelompok besar atau masal (misalnya ratusan orang di sebuah lapangan) ada konfigurasi yang bila dilakukan dengan baik akan tampak hidup dan menarik. Untuk menyusun pergelaran drama tari atau sendra tari dibutuhkan penari yang dapat diajak kerja kelompok berdasarkan alur cerita atau keterkaitan para pemeran tokohnya.
    Contoh tari kelompok yakni Tari Bedhaya Semang - 6 orang (Surakarta,Jateng), Tari Bedhaya Ketawang - 6 orang (Yogyakarta), Tari Lawung - 4 orang (Jateng), Tari Serimpi - 4 orang (Jateng), Tari Kecak (Bali), Tari Janger (Bali), drama tari, dan sendra tari.


Free Web Hosting